He: "Yaaaa...?"
Ansye: "kangen!"
He: "Gubraaaakkk!!!... Gak jaman kangen-kangenan yang ada niat tabung untuk saling ketemu."
Ansye: "bayar pake apa? Daong lemong?"
He: "bagaimana harimu"
Ansye: "lumayan bikin kecut hati."
He: "kenapa lagi? Saya... "
...network disconnect...
Orang Manado bilang, "keode deng ni jaringan"
Mencoba lagi percakapan yang sempat putus.
He: "loh kenapa? Jaringan emang lagi gak berpihak yah pesek."
Ansye: "oooooohhh awas ehh" -_-
He: "lewat telfon saja ya abang pe noni..."
Ansye: "eh...eh... nomor 3 ku udah ganti lagi. Ntar aku miscall"
Tweeengwengwengggg...
He: "halo... Kamu kenapa? Seharian capek kerja, nunggu mau cerita-cerita ama kamu, malah disambut dengan suasana hati kecut."
Ansye: "Iyo...pencapaian bulan ini menurun. Akhir-akhir ini jadi malas kerja."
He: "sudaaahhh... Rubah seperti biasanya! Kalau kamu harus jemput bola."
Ansye: "gengsi. Gilaaakkk...maksudmu bagi-bagi brosur?"
He: "yaahhhh... Makan tu gengsi. Awas nda kenyang eh." sambil tepuk testa sekalian usap2
Ansye: "Biar kau tau yah, sdh capek-capek cari nasabah. Puji Tuhan, syukur alhamdulillah di approve. Mesti bangka dada dulu..."
He: "hmmm.. Ia sorry, lupa. Udaaahhh... kalau kayak gitu, mesti bnyak doa biar diketuk pintu hati mereka, biar ga bangka dada."
Ansye: "capeeekkk ndorooo..."
He: "Babptis lagi nama... Ia, tanam kan sikap positif menyikapi kondisi/situasi negatif. Be positve, pesseek..."
Entahlah, sebenarnya panjang percakapan. Tapi, ini menariknya. Lebih ke sahabat dalam kesukaran. Grateful for it. Thank God for chance ;)
He: "yaahhhh... Makan tu gengsi. Awas nda kenyang eh." sambil tepuk testa sekalian usap2
Ansye: "Biar kau tau yah, sdh capek-capek cari nasabah. Puji Tuhan, syukur alhamdulillah di approve. Mesti bangka dada dulu..."
He: "hmmm.. Ia sorry, lupa. Udaaahhh... kalau kayak gitu, mesti bnyak doa biar diketuk pintu hati mereka, biar ga bangka dada."
Ansye: "capeeekkk ndorooo..."
He: "Babptis lagi nama... Ia, tanam kan sikap positif menyikapi kondisi/situasi negatif. Be positve, pesseek..."
Entahlah, sebenarnya panjang percakapan. Tapi, ini menariknya. Lebih ke sahabat dalam kesukaran. Grateful for it. Thank God for chance ;)