Selasa, 10 Februari 2015

Kerjakan semua hanya untuk kemuliaan nama-Nya


(partitur)

As special february, saya mau membagikan berkat yang saya rasakan. Salah satunya kembalinya saya ke kehidupan pelayanan di paduan suara. Memang saya kangen beberapa waktu yang lalu, jadi pas ka Kiel bbm tanya kalau saya suka untuk ikut latihan, saya harus datang latihan 3 minggu sekali. Dan tempat diadakan latihan dirumah Dinda Walelang. Hari senin, sepulang dari kerja saya bergeas kerumah Dinda dan TWEENG!! langsung berhadapan partitur yang asliii belum di transpose ke not angka, it means NOT BALOK. Saya kaget, partner alto saya yang tak lain adalah Dinda, perlahan sudah mengerti dan amazingnya bisa baca tanpa ada bimbingan ka Kiel. Wow, that what called Dinda in progress. Saya sempat uring-uringan saat semua teman yang sudah bisa unjuk kebolehan. Hanya bisa lihat partitur dengan pikiran kacau, sambil berkata dalam hati "Ini apa Tuhan??". Belum lagi mau belajar pelafalan bahasa Jerman (Deutch), memang kejutan!! Haha

Beberapa saat kemudian, saya ingat 3 tahun yang lalu dimana saya sama sekali tidak bisa baca not angka. Tapi, pada kenyataannya sekarang saya sudah bisa walaupun tidak 100%. Dan tentu masihhh banyak belajar dan perlu banyak belajar. Langsung saja saya berpikir bahwa saya pasti bisa asalkan punya komitmen untuk melayani lewat talenta yang sudah Tuhan karuniakan. Tambah diyakinkan si abang sms :

" Malam non... Masih sibuk kerja ya? Kalau iya, jangan lupa kalau apapun yang kau kerjakan semua semata-mata untuk Tuhan ya, bukan untuk manusia. Bla bla bla"

Pelajarannya adalah...
Semua butuh proses, karena bagi saya instan tiada kualitasnya.

Cheers,
Ansyella