Sabtu, 28 Februari 2015

Tetap semangat atau kalah dalam pertempuran (?)



Bersyukur selalu, bagi kasihMu
di dalam hidupku
takkan ku ragu atas rencanaMu
tuk masa depanku...
Sebagai Bapa yang baik,
takkan pernah Kau meninggalkan ku
sebagai Bapa yang sangat baik
takkan pernah Kau melupakanku.

Reff
Ku kan menari dan bersuka
karna Mu oh Yesusku
dan ku kan minum air Mu
sebagai rusa rindu selalu

Ku hidup bagiMu, dan hidupku di dalamMu
Oh Yesusku... Kau sangatlah ku cinta.


Haii dear friend...
Mengawali hari pertama di bulan ke 3 di tahun 2015 ini. Lagi-lagi saya harus menerima kenyataan kalau bulan ini tidak terima gaji full dari sebelumnya. Hehe...it means, tidak capai target penjualan lagi. Disitu kadang saya merasa sedih. Jujur, bukan cuma diriku ini lagi drop/ terkadang putus asa dengan pekerjaan. Entahlah!!! Banyak yang perlu dibenahi dari keadaan yang sudah jadi identitas dalam kelompok/ satu-kesatuan. Atau yang biasa dibilang habbit-nya sudah kayak begitu. Akibatnya, banyak yang tidak disiplin, terlalu banyak men-tolerir. Ckckc!!! Bukan mau menghakimi,  karena saya sendiri seperti itu. Terlalu bawa suasana, hingga lupa untuk menjadi diri sendiri.

Selca with Laura maybe is the best way. Haha...

Jumat, 27 Februari 2015

Indah bagai piano berdenting #part2


Life is like a piano. The white keys represent happiness and black keys represent sadness. But also you go through life’s journey, remember that the black keys make MUSIC too…

Hidup ku indah bagaikan ritme setiap dentingan piano. Putih melambangkan kebahagiaan, hitam melambangkan kesukaran. Namun, jika dipadukan begitu indah terdengar. Oh, piano... Bagaikan hidup yang telah Ia anugerahkan. Bahagia, menjadikanku mensyukuri rahmat Tuhan dan kesukaran menjadikanku lebih kuat dan dewasa. Alunan hidupku seperti piano. Bagaikan pemain itu adalah Tuhan yang mengendalikan hidup. Ia tahu setiap perjalanan hidup akan menciptakan lagu/nyanyian. Percayalah, Tuhan mengendalikan hidup mu akan menjadi indah lebih dari yang kita tahu. Hidup indah!!! :)

Life is soo good. Isn't right?
Warm regard,
Ansyella


Rabu, 25 Februari 2015

The power of Prayer


Sekian lama telah bermeditasi, saya senang bisa menerima hal-hal yang tidak pantas untuk saya terima. Saya sadar, saya sering penjara kan hati untuk menyiksa. Padahal, itu sangat merugikan. Baik diri sendiri, bahkan seseorang yang terus bilang "dengan Doa, kita dapat bertahan". Dan kini, setelah menerima jawaban kehidupan yang fana...saya merasa bebas. Bebas dari hati yang bergejolak, tidak menyakiti hati sesama tanpa mementingkan sesuatu yang hanya bersifat sementara.

Tuhan,
Aku senang bisa menikmati pelayanan hati yang begitu tulus dari dia. Meskipun, dipisahkan oleh ruang. 1 hal yang pasti, hati ini tidak bisa dicerai-beraikan. Karena Engkau tahu sendiri, kasihku tiada batasnya. Bantu aku Tuhan, ada kalanya saya tidak mampu. Engkau juga yang berikan kekuatan untuk meluruskan hati yang sempat bengkok. Hehe

For you, a truly friend who always make me smile when i wake up in the morning, and always remember you everynight and take yourself (shaddow) in my dream. 

God bless us.

Selasa, 17 Februari 2015

Karena waktu kita telah habis



Karena waktu kita telah habis, saya kembali balik arah mencapai tujuan bukan untukmu.
Karena waktu kita telah habis, mengerti bahwa saya hanya tempat berteduh.
Karena waktu kita telah habis, saya melepas semua keegoisan yang hanya buat kau sakit.
Karena waktu kita telah habis, saya melunaskan kata-kata harapan dengan tidak ada lagi saling menyakiti

Kuakui memang sulit saat harus bertemu lagi dengan sosokmu yang telah sekian lama menjadi sosok yang asing bagiku. Setelah waktu berjalan dengan caranya sendiri, rupanya kau pun berubah. Sulit bagiku untuk dapat bertemu denganmu, pikiranku selalu dipenuhi tanya. Seperti apa rupamu kini, masih samakah suara renyah tawamu, apakah kau bahagia dengan hidupmu sekarang, bagaimana saya akan memulai percakapan denganmu, mampukah saya menatap matamu. Ah, entahlah... Ini tulisan terakhir untuk kamu. Yang adalah sumber inspirasi yang bermuara.

Satu malam, malam yang sangat menginginkan kamu. Yang ada kamu hanya menyakiti dengan cara kamu. Kau bilang kenapa aku harus menyambut kedatanganmu, kenapa aku tidak fokus dengan dia yang disaat aku yakin rasa sayangku padamu tidak akan termakan oleh waktu.

Saya capek dan saya lelah meyakinkan cintaku dengan selalu ada untuk kamu, turut berduka ketika kau merasa sendiri. Dan saat itu sama sekali tidak ada artinya buat kamu, saya menangis sepanjang malam, dan diesok hari saya legaa, sungguh sangat lega.

Saya sadar, cinta kita hanya dibangun diatas pasir. Mudah runtuh dan tergoyahkan ketika badai itu datang. Bukan membangun diatas batu/fondasi yang kuat. Itu semua karena waktu kita telah habis.

Selasa, 10 Februari 2015

Kerjakan semua hanya untuk kemuliaan nama-Nya


(partitur)

As special february, saya mau membagikan berkat yang saya rasakan. Salah satunya kembalinya saya ke kehidupan pelayanan di paduan suara. Memang saya kangen beberapa waktu yang lalu, jadi pas ka Kiel bbm tanya kalau saya suka untuk ikut latihan, saya harus datang latihan 3 minggu sekali. Dan tempat diadakan latihan dirumah Dinda Walelang. Hari senin, sepulang dari kerja saya bergeas kerumah Dinda dan TWEENG!! langsung berhadapan partitur yang asliii belum di transpose ke not angka, it means NOT BALOK. Saya kaget, partner alto saya yang tak lain adalah Dinda, perlahan sudah mengerti dan amazingnya bisa baca tanpa ada bimbingan ka Kiel. Wow, that what called Dinda in progress. Saya sempat uring-uringan saat semua teman yang sudah bisa unjuk kebolehan. Hanya bisa lihat partitur dengan pikiran kacau, sambil berkata dalam hati "Ini apa Tuhan??". Belum lagi mau belajar pelafalan bahasa Jerman (Deutch), memang kejutan!! Haha

Beberapa saat kemudian, saya ingat 3 tahun yang lalu dimana saya sama sekali tidak bisa baca not angka. Tapi, pada kenyataannya sekarang saya sudah bisa walaupun tidak 100%. Dan tentu masihhh banyak belajar dan perlu banyak belajar. Langsung saja saya berpikir bahwa saya pasti bisa asalkan punya komitmen untuk melayani lewat talenta yang sudah Tuhan karuniakan. Tambah diyakinkan si abang sms :

" Malam non... Masih sibuk kerja ya? Kalau iya, jangan lupa kalau apapun yang kau kerjakan semua semata-mata untuk Tuhan ya, bukan untuk manusia. Bla bla bla"

Pelajarannya adalah...
Semua butuh proses, karena bagi saya instan tiada kualitasnya.

Cheers,
Ansyella 

It's complicated

At Mantos Handphone City, I cried mostly because I've never realize this means a lot to my closest ones, too. I've been stressed out because of a mad love like this. Maybe, i make this with exaggerated. Too much too love, too much too hope!! And... results is too hurt I feel.

"True love comes from more than just the heart"

Here's another thing, when i tried to thinking of discomfort feelings from everything about him. When bad things happened-especially this way- I always try to see the bright side. What happened was love life, when everything isn't always like I thinking before.

" I can't tell it's killing me. Or... It's making me stronger "

So, what I have to do? I only have a few things left that called dreams and hope. I suppose to keep going with him, persuing what I love. Maybe, this past only God's way to develop me to be independent, or strong to handle things and the up-down feelings alone- plus this past days also taught me to stay true with myself. Without shadow of himself. 


Thank you, for simply being you, and being around you a lot.

With Love,
Ansyella...

Minggu, 08 Februari 2015

Working hard

It's been a year since I started work. Working in Finance Company. There are too many story that i wanna share. Some already told, some not. Some are funny, too funny till I still got a freakin smirk when i remember that moment(s), some are not so nice remember, some are just too good to be a lesson.

And these picture make me miss each and everyone of them. :)


(This picture was took when i got the first salary. Hehehe)



( With one of my partner mobile shop, Julit Mandey. And  Credit head regional, Mr. Jerry Tamunu)


( We used to be when nothing to do)


(With Ux staff at Manado Handphone City)



(Was fun with supervisor marketing, She is so preety and stylisshh. Her name,  Maya Christina Lomban)



Today, is mine


Selamat malam, kembali lagi bersama saya Ansye lewat karya tulisan saya untuk kesekian kalinya. Saya sadar, saya sudah rajin menulis di blog. Ini dikarenakan beberapa bulan saya hampir tidak mem-posting tulisan. Padahal, banyak sekali ide-ide atau hampir setiap momen baik dijadikan inspirasi untuk menulis. Hmmm... Saya sendiri bingung. Mungkin, saya terlalu menikmati hari-hari bahagia tak jarang hari-hari yang saya lewati penuh dengan kekelaman. Saya juga disibukkan dengan aktifitas saya sekarang sebagai tenaga kerja di salah satu perusahaan pembiyaan ternama di Indonesia. Hehe...

Oke... Saya akan menceritakan sedikit definisi sukses hari ini. Bangun pagi, saya masih saja terbaring ditempat tidur. Seolah badan ku ini diberi lem Alteco yang sulit untuk 
dilepas. Saya masih saja melanjutkan visi untuk naik level dalam permainan online 'Hay Day', masih menikmati hujan gerimis dipagi hari. Tapi, semacam ditampar pas lihat tumpukan baju yang belum dicuci. Aww!! Saya harus berdiri dan memaksa tubuh ini untuk bangun dari tidur malamku selama 6 jam. Saat hendak mencuci baju, saya lihat tidak adanya tersedia tali jemuran diluar rumah. Dengan berat hati, saya mencari tali dan mengikat disebatang kayu kemudian dihubungkan ke kayu lainnya. Sedikit capek juga ternyata karena harus mengikat tali diketinggian. Dan ini semua saya kerjakan secara individu. Sempat was-was karena takut kalau pakaian saya tidak akan kering mengingat kota Manado lagi musim hujan. But, in the name of Jesus, everything gonna be ok. Hehe
Setelah merendam, mengucek, dan membilas pakaian-pakaian saya, dan hendak menjemur, hati saya harus tercabik-cabik melihat cuaca yang tadinya panas menggelenggar tiba-tiba turun air hujan rintik-rintik. Rwr!!! Eh, beberapa saat kemudian saya ingat ternyata ada tali jemuran yang posisinya masih menjadi bagian dari atap rumah. Langsung saja saya menjemur pakaian-pakaian tersebut dibalut dengan hati yang pasrah kalau pakaian-pakaian saya ini akan mengering dengan waktu yang cukup lama. Lalu, bagaimana dengan pakaianku yang lain?? Edisi pakaian berwarna? Arghh... Bodo amat! Saya masih terus melanjutkan pekerjaan ini tanpa menghiraukan hujan yang semakin deras. Dan, 21 menit berlalu... Saya merasa, hujan ini seperti mengerti akan keadaan saya. Tiba-tiba ia sedikit mereda dan membuka tingkap-tingkap awan untuk membiarkan matahari bersinar. Pas, disaat semua telah selesai. Saya pun menjemur pakaian-pakaian berwarna ditali jemuran hasil usaha sendiri. 

Pelajarannya, adalah... Andai saja saya tidak mau melanjutkan pekerjaan saya karena pasrah sama cuaca, yang ada semakin menumpuk pakaian yang saya akan cuci dikemudian hari. So, jangan pasrah dengan keadaan/situasi sulit yang kita alami dalam hidup. Cukup nikmati, kerjakan, pasti kita menerima hasilnya di waktu yang indah. So, gunakan waktu kita untuk tidak membuang secara percuma. Karena hari esok, ada kesulitan sendiri. :)



(Waktu adalah uang, bukan karena uang itu berharga. Tapi, uang itu nilai

Setelah pekerjaan selesai. Perut saya keroncongan. Karena, situasinya hanya sendiri dirumah (Semua pada pulang kampung). Saya harus memasak dengan bahan-bahan seadanya. Ketika saya membuka lemari es, saya sempat shock bahan untuk memasak yang ada hanyalah daun bawang. Bagaimana bisa saya memasak hanya mengandalkan daun bawang? Saya memutuskan untuk pergi ke warung untuk membeli cabe, tomat, dan bawang. Ehh...saya baru ingat, kalau warung sembako yang tak jauh dari rumah tidak menjual bahan-bahan dapur. Dengan berat hati pula, saya hanya menyantap sebungkus mie instan dan sebutir telur ayam. Karena bosan dan terlalu mainstream dibuat dadar dan mie siap saji, saya membuat pizza mie. Dan saya baru ingat, daun bawang pun sudah cukup menjadi komposisi bahan makanan untuk pizza mie. Dan wow!! Rasanya, yummie. Saya rasa nikmat sekali dengan menggunakan saus sambal. 

Pelajarannya adalah, kita harus mensyukuri hidup apa adanya. Jangan paksa kehendak. Ketika kita mensyukurinya, kita pula akan menikmati tanpa merasa kekurangan.




(Sharetea ini diberikan oleh salah seorang rekan sekerja. Karena sudah membantu dia untuk kemudahan dia berbelanja handphone melalui kredit)



Tanpa terasa, waktu sudah menunjukan pukul 3 sore. Saya seperti melewati masa-masa sulit yang membawa saya kepada suatu kepuasan. Sama halnya dengan sendalku yang satu ini. Saya membeli di salah satu butik sepatu yang ada dipusat perbelanjaan, dan ini saya beli pake uang hasil keringat sendiri selama sebulan, dan sendal ini sudah saya inginkan dari bulan november yang lalu. Bukan karena tidak cukup uang, pas lagi jalan saya ingat untuk membeli sendal ini. Thank you, payless. For the design unique. 
Pukul 4 sore, saya harus menunaikan ibadah. Hehehe... Maksud hati masuk GMIM Bukit Moria Malalayang, tapi karena jam saya ternyata lambat 1 jam, saya pun bergereja di salah satu gereja Kharismatik yang ada dikota Manado. Saya sempat ragu, karena harus pergi sendiri. Tapi, karena kerinduan hati untuk memuji dan memulikan Tuhan, saya pergi dengam mengendarai motor seorang diri (Uuppps) and.. Sesampai disana, saya berjumpa dengan teman SMP namanya Monica dan Fanly. Wow!! Bukan suatu kebetulan, tapi rencana Tuhan kami bisa bertemu lagi. Sepulang dari gereja, Monica yang sekarang ternyata sudah bekerja, mengajak keluar dan membagi berkat lewat makanan. I counting my bless from heaven. Xoxox



So, yakinlah hari kita akan lebih bermakna jika kita tidak bersungut-sungut dan khawatir dengan apa yang akan terjadi pada kita diesok hari. Jelanglah harimu dengan penuh ungkapan syukur pada-Nya. :)




Cheers,
Ansyella :)

Sabtu, 07 Februari 2015

Old Diary (2012)

I found my old diary (July 2012- September 2012). It means have been almost 3 years ago when i get many problems but, i'm so grateful for all.


So i don't know how many times i have thank to God for what He done for me in this hard life. God answer my prayers in the right time. So, be patience and believe in Him. 

Chicken soup for the soul at work



Whooaa... Finally i've read this book in 2 days. Memang kalau mau kemas kisah nyata yang menginsipirasi, Chicken soup for the soul paling jago. Nah, kali ini saya membaca buku ini tentang pengalaman yang menyentuh kehidupan orang lain dengan cara yang sangat-sangat luar biasa. Buku ini juga sebagai pedoman penuh inspirasi untuk bersikap jujur pada diri sendiri dalam keadaan yang sulit, dalam waktu-waktu yang penuh tantangan, dan dalam pekerjaan. Buku ini berisi kisah-kisah tentang hati, wawasan, dan belas kasih. Juga nilai-nilai kebenaran ditempat kerja.

Thank you for your apologize to me

Semacam perubahan yang terjadi kalau saya harus berhenti jatuh dikesalahan yang sama. Terima kasih untuk sebuah pemberian yang membuatku untuk berubah. Pemberian itu adalah memaafkan aku. Dikemudian hari, saya tidak tahu akan ada masalah apa lagi yang akan terjadi. Satu hal yang pasti, ini sebagai pembelajaran untuk melihat pribadi yang sesungguhnya satu sama lain. Terima kasih sudah memaafkan

Regards,
Ansye :)

Senin, 02 Februari 2015

June, can I? (Sincerely me)

You hide behind your feelings and keep the truth locked away, but there so much said in the things you don't say. You innocently tell me our time has come and gone. And that we can't go back. But, i don't believe it and this time you're wrong.
The distance you put between us is nothing more than time lost; a place for your feelings to hide, yet i can hear the love in your voice each time we talk. My patience has no end when it comes to loving you and i will wait a lifetime. For you to see the truth, real love is doesn't go away. It doesn't fade into the past, it goes on forever and always its way back. I will wait a lifetime for you, because you are my soul. And behind all your doubt, i know you can't let go. You're my soul, and I am yours, too. If two people were ever meant to be.It's me and you. Two of us :)

Dear you...
Be brave little one
make a wish for each sad little tear.
Hold your head up though no one is near
someone's waiting for you (Sincerely, me)
 Don't cry little one
 there'll be a smile where a frown used to be
 You'll be a part of a love that you see
 Someone's waiting for you...

Always keep a little pray'r in your pocket
and you're sure to see the light.
Soon, there'll be joy and happiness.
And your little world will be bright,
have faith little one.
Till our hopes and wishes come true,
you must try to be brave little one.
Someone's waiting for you.

Countdown, Juneee... :))