Jumat, 02 Oktober 2015

Family POTRAIT

Apa itu keluarga? Konsep paling "ideal" keluarga itu seperti yang kita ketahui, ada satu Bapak, satu Ibu, satu atau dua anak bahkan lebih, jika masih ada Kakek dan Nenek akan menjadi baik. But, in another side, masih saja kita jumpai hanya ada Ibu dan Anak, Bapak dan Anak, bisa jadi Kakak dan Adik, Bapak dan Ibu, bahkan seorang Anak hidup seorang diri.

Yang menjadi pertanyaan, "kapan terakhir kita melakukan sesi foto keluarga yang lengkap (utuh)?" jika pertanyaan ini ditujukan pada saya, saya bakal jawab momen ini tidak pernah terjadi sepanjang kehidupan saya bersama keluarga yang didalamnya Saya, Papa, Mama, dan Kakak. Saya terkadang iri ketika saya berkunjung ke rumah teman saya bakal lihat beberapa foto keluarga terpajang di ruang tamu dengan pose tertentu yang sudah diatur (seolah mereka begitu bahagia). Mengenakan kostum yang telah disepakati bersama.

Bagaimana dengan saya? Boleh dikatakan kata "ideal" itu tidak menghiasi dinding rumah saya. Yang saya maksudkan adalah foto keluarga lengkap. Tapi saya berusaha menghilangkan rasa "tidak bersyukur" dengan selalu percaya bahwa every moments is so precious when i am with my family.
Nyaris "Ideal" itu sekitar 19 tahun yang lalu saat saya masih berusia 4 tahun berfoto bersama Papa dan Mama saat menghadiri acara wisuda Papa disalah satu Perguruan Tinggi Perikanan di Jawa Timur. Saya mengenakan dress mini, rambut cepak, dengan wajah sedikit cemberut karena kelaparan (hehe). Tak kalah, Mama juga mengenakan blazer merah dalaman kemeja putih dibarengi tas kulit berwarna hitam (Yang sekarang masih bersama-sama dengan mama didalam peti sejak 30 September 2007). Dan tentunya Papa yang mengenakan toga sebagai tanda kelulusannya. Saat itu pula Kakak tidak bisa bersama dengan kami karena Mama menitipkan dia sama Oma di kampung halaman.

Foto ini satu-satunya foto lawas yang tersisa saat kami tinggal di Sidoarjo selama 3 tahun lebih. Yang sekarang tepat terpampang begitu rapi di lemari hias milik oma (ibu dari mama).

Foto versi tidak lengkap dan tidak se-"ideal" pada umumnya, bagi saya itulah arti keluarga. Karena, ketika tidak sempurna, inilah menjadi alasan terbesar kami akan kembali pulang.


Ansyella

Tidak ada komentar: