Sabtu, 08 November 2014

The missing soul

All day long, i couldn't see you as usual. Did you know, how i miss my time with you? :)

When love (you) is calling, what would i answer will be? Whether ready or not. Whether like or dislike. Would you accept the calling or hold it up or perhaps you just throw it away. The answer is mine.


Rabu, 08 Oktober 2014

Manado, masih summer

Beberapa waktu yang lalu saya memposting diakun twitter saya @ansyeOK "Manado masih summer saja.". Entah apa yang mendorong saya memposting tweet seperti itu, spontan saja karena kenyataannya kota ini benar-benar panas gila. Ini adalah rangkaian tulisan saya terakhir dihari ini, Rabu, 8 October 2014 ini.
Saya merasa, musim panas ini memihak kepada saya. Saya panas, saya difitnah. Saya panas, saya terima cibiran, hingga permukaan hati saya mengering. Namun, Tuhan Yesus sumber damai sejahtera, mampu membasahi hati kering saya. Dia berkata : "Kamu harus mampu untuk mengampuni lebih lagi. Harus!"

Being Marketing so wonderful :)

Hey guys, sorry for not posting anything lately. I’ve been busy because of my job and responsibility. Saya tidak punya waktu lagi untuk teman-teman yang setia membaca blog saya ini. Hahaha! padahal, kalian bisa lihat sendiri saya tidak punya follower di akun blog ini. Namun pada kenyataannya, saya sering terima telfon dari teman diluar sana "Ansye... masih update blog kamu khan?" atau, "Ansye... kenapa sudah jarang menulis?" bahkan satu teman yang tidak jauh sama saya "kehabisan akal ya Nsye, sampe udah tidak menulis lagi?" dan masih banyak lagi. Jadi, selama ini saya tidak pernah menerima komentar melalui akun blog, tapi terima melalui telfon atau sms. Oh ya... baru-baru saya terima sms "Makasi ya, terus terang aku terharu bacanya..." ooouuuuccch! LOL
In this side, speaking about my job. Mungkin, lanjutan Love My Job yang saya posting beberapa waktu yang lalu. Ok... biar kulanjutkan ya.
Bulan ini memasuki bulan yang ke-9, saya menjadi salah satu karyawan diperusahaan pembiayaan ternama di Indonesia. Yaitu, PT. Finansia Multi Finance atau yang biasa dikenal dengan KreditPlus. I'm calling this one is grateful in every conditions, good and bad is perfect combination. Tanpa perlu perpanjang dan menjelaskan good nya apa, dan bad nya apa, yang jelas pekerjaan ini sungguh menyenangkan. Saya belajar banyak hal. Salah satunya adalah, bertanggung jawab dari hal-hal terkecil ternyata membawa dampak positif ketika harus diberikan tanggung jawab yang besar. Pesan dari atasan saya juga sangat maknyos. He said : "Kalau ada masalah, jangan lari. Tapi harus dihadapi. Dengan begitu, kamu hebat bisa melewati masalah. Karena besok, kamu akan punya masalah yang lain lagi."
Selain itu, akhirnya saya memiliki relasi yang lebih banyak. Baik rekan-rekan ditoko/dealer kerja sama, dan nasabah-nasabah dari berbagai kalangan. Belajar mengahadapi sikap pelanggan, dsb. Saya katakan ini sangat menantang tapi menyenangkan, yang tak jarang bikin menyebalkan. For those of you who don't know whats the meaning how is wonderful be a marketing, buang jauh-jauh untuk berpikir menjadi tenaga pemasar adalah pekerjaan yang memalukan. Justru, marketing adalah ujung tombak maju atau tidaknya suatu perusahaan. Salary no limit, dan pastinya relasi yang banyak. Lebih ditekankan untuk menciptakan penjualan yang lebih banyak lagi. Seperti saya, yang menawarkan produk toko dan jasa yang langsung turun lapangan. Sasarannya adalah, kantor pemerintahan yang notabenenya adalah pegawai negeri sipil yang memiliki gaji tetap. Tidak menutup kemungkinan juga untuk perusahaan swasta yang karyawannya memiliki kapasitas pekerjaannya bagus (karyawan tetap, dan jabatan front office, juga marketing yang memiliki gaji tetap yang lama bekerja minimal, 1 tahun.)

So, that is all i can share for you about my job. Terus memberikan terbaik untuk diri kita melalui potensi terbaik yang sudah Tuhan beri lewat pekerjaan kita.


Semangat terus. :)

Kontroversi

Yang namanya kontroversi memang tidak terlepas sama kehidupan manusia. Termasuk saya sendiri. Saya sebenarnya rasa risih, kenapa hidup didunia ini harus ada hal tersebut. Tapi, setelah melewati pengalaman, peristiwa, kejadian yang banyak menguras emosi saya, saya justru sungguh bersyukur sekali bisa mendapatkan pelajaran berharga melalui kontroversi tersebut.
Bisa dikatakan belakangan ini saya bingung apa yang saya harus lakukan terhadap lingkungan yang orang-orangnya manis didepan, dibelakang justru tidak seperti yang mereka tunjukan kepada saya. Dimana saya menilai mereka sangat peduli sama situasi sulit yang tengah saya hadapi, namun ternyata kepedulian palsu justru modus mereka ingin lihat saya lebih jatuh lebih dalam lagi. Terus menerus ingin menenggelamkan diri mereka untuk ingin mencari tahu kejadian yang sebenarnya tidak seperti mereka mengira hal-hal negatif yang ada dalam diri saya. Ckckck! Padahal, pribadi mereka sendiri mencerminkan dengan apa yang mereka bilang terhadap pribadi saya. Sungguh ironis bukan?
Sampai sekarang saya masih berpikir... "manfaat mereka seperti itu terhadap diri mereka itu apa?"
Padahal, jauh sebelumnya saya sudah tahu cerita aib mereka.

Take a minute, kemaren... saya menyempatkan diri terus bilang sama diri sendiri. Bahwa, mereka adalah orang yang paling peduli terhadap saya. Mereka adalah orang-orang yang patut saya ucapkan terima kasih karena cibiran, kalau bukan mereka, saya tidak bisa meningkatkan kualitas hidup. Dimana, saya tidak perlu untuk menanggapi opini-opini murahan yang mereka telah lontarkan. Mungkin, itu yang menjadi kelebihan mereka.

"Tuhan Yesus, aku tahu...kehidupan yang Engkau anugerahkan tidak semanis yang aku bayangkan. Aku... yang Engkau ijinkan terjadi seperti ini mengajarkan aku untuk terus rendah hati seperti apa yang Engkau perbuat lewat pengorbananMu dikayu salib. Engkau maha Kuasa, Bapa dari semua umat manusia, Tuhan yang adalah satu-satunya jalan kebenaran dan hidup rela mati demi tebus dosa ku dan mereka. Ampuni mereka Tuhan, sejujurnya aku tidak mampu. Terlebih aku Tuhan... ampuni aku karena penilaian jelek mereka yang membuat aku tidak bisa terima. Roda kehidupan saya kedepan, Tuhan sudah menyiapkan yang terbaik. Saya percaya itu!
ini doaku Tuhan, Engkau dengar seruanku. Didalam namaMu, aku mengucap syukur untuk semua yang telah terjadi. Haleluyah, Amiiin"


Bagaikan bejana, siap dibentuk...
demikian hidupku, ditanganMu,
dengan urapan... kuasa rohMu,
ku dibaharui selalu,
Jadikan ku alat, dalam rumahMu...
inilah hidupku, ditanganMu,
bentuklah sturut, kehendakMu,
pakailah sesuai rencanaMu.
Ku... mau sepertiMu Yesus,
di...sempurnakan selalu,
dalam segnap jalanku,
memuliakan namaMu

Rabu, 24 September 2014

Terima kasih, mimpi indah

Tulisan ini saya dedikasikan kepada anda yang sama-sama memiliki sama-sama saling mengaggumi.

Terima kasih untuk segala perhatian
Terima kasih telah menyediakan waktu secara sembunyi-sembunyi karena keadaan
Terima kasih untuk segala bantuan demi tugas dan tanggung jawab saya.
Terima kasih kepada Tuhan, karena telah menciptkan insan seperti anda.
Kebaikan saya terima dengan cuma-cuma,
karena ketulusanmu.
Yang aku harapkan...
aku cepat-cepat bangun dari tidur panjangku,
saya belum sadar karena mimpi indah ini.
Terima kasih seseorang yang telah hadir dalam mimpi terindahku.

Apa yang ku rasa? hanyalah rasa sesak
sesak menerima kenyataan
sesak karena tidak dapat menjadi pelangi dalam hidup anda.
sesak tidak dapat menggenggam dan merasakan
pribadi sepertimu.

Aku sadar, aku mencintaimu. Mencintaimu dalam keadaaan apapun.
Mencintaimu tanpa syarat.
Mencintaimu tapi beberapa batas yang harus berhenti mencintaimu.
Kiranya, saya akan dileburkan dalam lautan kesedihan.
Kesedihan menerima...

Kau bukan milikku seutuhnya!

With Love,
Ansye

Kamis, 14 Agustus 2014

Thank GOD, I'M so grateful for my life :)

Belakangan ini, saya merindukan rutinitas saya diwaktu tahun-tahun kemaren. Kuliah, jalan-jalan dengan teman-teman, pelayanan pemuda jemaat di kampung saya, pelayanan dengan paduan suara baik di kampus dan sanggar saya sendiri di Sojourner. Serasa 24 jam tidak cukup untuk melakukan berbagai aktifitas dimasing-masing kegiatan. Apalagi, kalau udah waktunya untuk nyanyi, paling tidak sabar untuk menunggu waktunya lebih parahnya lagi kalau pelayanan diluar jemaat di kota Manado. Saya waktu itu berpikir gak mau menyia-nyiakan talenta yang sudah Tuhan beri, hehe... Kuliah, di fakultas sastra Universitas Sam Ratulangi biasanya disibukkan dengan tugas-tugas dan ke-2 teman saya Reni dan Livi Pangemanan. Dan waktu weekend saya langsung cuss ke kampung halaman, yang saya habiskan waktu bersama keluarga besar dan teman sepelayanan di pemuda. Ini dia foto-fotonya...


With Livi Pangemanan and Renita Tewu

They are is my brothers and sisters in Christ. Youth in Towuntu, Liwutung and Tolombukan.


This photo was took after Orientation for new members of SC (March 2012 at Porotu'o villa)

With Rian Rompas as conductor at behind the Asia Pasific Choir Games big poster. Two of us posed after performance. (Youth Mixed) For the first time i sing in International event, haha.

And this is my last sunday service with them at GMIM Imanuel Tolobukan, souththeast of Minahasa. (February 2014).

Sebenarnya masih banyak lagi foto bersama mereka, yang terlalu banyak untuk diposting. Terlalu indah untuk dilupakan dan terlalu sedih untuk dikenangkan. Haha... Dan pada akhirnya saya tidak lagi banyak waktu bersama mereka. Karena ternyata ditahun 2014, yang terjadi tidak pernah direncanakan sebelumnya. Yahhh... saya sekarang bekerja, bekerja dan bekerja. Terlalu klasik sih saya mau bilang big reason nya, yang jelas, saya yakin ini adalah bagian dari rencana Tuhan yang indah untuk saya. Saat keadaan yang memaksakan saya menyadarkan bahwa 'kamu harus mandiri', 'kamu harus tau susahnya cari duit', 'Ansyella is an independent young woman', dsb. Awalnya susah..bahkan susahnya kebangetan. Tapi, Puji Tuhan dukungan untuk terus melakukan terbaik terus mengalir. Ka Kiel untuk kata-kata optimis, oma yang tiap minggu telfon tanya kabar dan terus kuatkan karena dia juga ternyata pernah ngalami hal yang sama disaat masih muda, kakak saya Lady Kawahe for everything i just wanna say thank you a lot, thanks for being my wonderful sister in this world, Papa yang selalu ngajarkan untuk terus rendah hati dan tidak sombong, teman-teman di PT. Finansia Multi Finance yang bikin saya terus tertawa lebar-lebar tak jarang bikin menguras emosi karena pekerjaan, but... i'm so grateful (hihi), konsumen-konsumenku yang baik-baik, kepala batu, bawel, semua-muanya deh, kalianlah alasan untuk saya bertahan hidup (dapat uang karena konsumen jadi ambil barang, wkwk), dan pastinya my greatest Lord, terima kasih untuk hikmat yang Tuhan beri untuk menyikapi persoalan-persoalan hidup yang saya jalani. Dan pastinya, harapan saya kedepan adalah terus bertahan dan loyal sama pekerjaan, gak kerja yaaaahhh susahh, resolusi ditahun depan untuk lanjutkan studi yang sudah ketinggalan, dan kalau dulu saya melayani masyrakat lewat puji-pujian kini melayani masyarakat lewat pekerjaan saya (kredit kebutuhan mereka perlukan :)). Dan inilah sebagian foto-foto saya bersama mereka. Check it out...

Those are is my officemate. From left to right ( Gladys Erfina as Phone Verifikator, Maya Lomban as marketing supervisor or BRO (Brand Relation Officer) for CRO (Credit Relation Offficer) traditional, Febrianto Adam as Phone Verifikator 2, and Andreas Leonard & Jazzy Madonsa as suveyors in KreditPlus)

I'm with KMB employe and Esther Pasiowan is the one of best marketing FMF in Indonesia. Isn't she wonderdul? :)

Ada ungkapan syukur yang tak henti-hentinya saya panjatkan sama Tuhan.
  •  Diluar sana, masih banyak yang susahnya mencari pekerjaan padahal sudah ditunjang dengan pendidikan lebih dari standart (S1)
  • Diumur yang masih relatif muda, sudah diajarkan untuk hidup mandiri
  • Memiliki teman-teman kantor yang baik dan kompak, tak memandang jabatan. Selama masih tahu menempatkan diri, kita semua seperti saudara bahkan kakak adik :)
  • Belajar bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan sekecil apapun
  • Memperbanyak relasi. Tak jarang customers lawan jenis ngakin nge-date 
So, bersyukurlah dengan hidup yang kita jalani. Jangan pernah menyesalinya.Saya ingat sama perkataan salah seorang teman bahwa hidup itu seperti renda. Ada saat kita berada disudut dan dibulatan-bulatan. Begitu juga dengan kita, ada saat dimana kita tidak pernah mengerti apa yang terjadi pada kita, adapula kita ngalami yang namanya bahagia. Kalau sedih terus indahnya dimana? kalau bahagia terus indahnya apa? Baiknya seperti renda yang begitu indah terlihat. Percayalah, ada kehidupan yang lebih baik Tuhan janjikan dibalik semua pergumulan yang kita alami. :)

Rabu, 06 Agustus 2014

My best Posed

This picture was taken by one of  my officemate, Micky Fernando Soputan. His so wonderful Credit Annalyst i've ever had. Wkwkwk.

Kenapa harus menulis?






"Orang pandai dalam setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dari sejarah."  (Pramoedya Ananta Toer)

Banyak yang beranggapan, orang yang suka menulis adalah dia yang suka membaca buku. Padahal, tidak juga sih. Saya sendiri tidak punya buku yang bejibun yang tertata rapi dirak buku. Bukan juga penulis yang sudah menghasilkan banyak karya bisa sampe ditangan masyarakat. Kalau saya nih, lebih suka menulis 'what i've seen, what i've feel, and what i've done', kemudian saya mengekspresikannya melalui tulisan. Baik itu bentuk artikel, cerpen, bahkan bisa dijadikan puisi (ow,ow,ow). Semacam memberikan kontribusi kepada sesama untuk berbagi lewat tulisan saya.

Kalaupun saya menulis tulisan yang bukan dari pemikiran saya, saya pasti menyukainya dan menuliskan sumber tulisan saya dapat. Karena saya juga butuh referensi-referensi, atau sumber bacaan untuk penyempurnaan tulisan saya (tidak untuk di-copas, tapi mengembangkannya)
Menulis juga adalah proses berpikir. Berpikir, apa yang harus saya tulis? apakah bermanfaat untuk para pembaca? atau malah sebaliknya. Dengan begitu, saya mesti hati-hati, selektif dalam memilih judul. Tuntutan yang tidak mudah, sometimes... butuh hikmat dari-Nya. Hehe

  • Write by heart
Sesuatu yang dari hati pasti akan sampai dihati. Begitu juga dengan menulis. Saya yakin, akan jauh lebih bermakna jika kita memberikan kartu ucapan lewat kartu yang sudah dihiasi dari pada ucapan melalui pesan singkat. Bagaikan tulisan adalh ungkapan hati, dan hiasan adalah gambaran hati kita. Pernah, sekali saya memberikan hadiah ulang tahun kepada seseorang yaitu ungkapan hati lewat gambar karikatur dirinya dan dihiasi gambar hal-hal yang ia sukai. Hasilnya, wahh... senang pun tak cukup bagi dia dan pernah sekali ia berkata : "eh... saya masih menyimpan itu dilemari saya. Kue ultah seharga Rp335.000 yang pacar saya kasi langsung lenyap. Tapi, karyamu dengan budget Rp25.000 masih saya simpan."



  • Menulis dari sudut pandang yang berbeda
 Mulailah  menulis yang berbeda dari yang lainnya. Kamu tidak haru menulis yang sifatnya monoton. Bagaimana caramu melihat kejadian atau peristiwa aneh, sedih, lucu, ect.

  • 1 judul versi kita dengan orang lain
Oups, ini maksud saya bukan untuk bersaing dan melihat siapa yang lebih jago. Tapi lebih tepatnya bertukar pikiran lewat versi/ pemahaman masing-masing. Artinya, 1 tulisan memiliki banyak arti. Hehe

Dan masih banyak lagi...

Every Writer Is A Thief - Joseph Epstein

One of the really bad things you can do to your writing is to dress up the vocabulary, looking for long words because you're maybe a little bit ashamed of your short ones. - Stephen King

Jumat, 01 Agustus 2014

TERSELUBUNG





Melakukan suatu dengan kondisi sembunyi-sembunyi, merupakan suatu yang menakjubkan, yang ujungnya berakhir dengan 'tak disangka'. Memberikan kejutan dihari special kepada orang-orang yang kita kasihi atau dari sisi negatif dari sembunyi adalah ketika menjalani kehidupan 'backstreet'

Ia yang menjalani sembunyi, adalah nekat yang diiringi siap terima resiko jika gagal untuk mencapai satu tujuan. Demi mengikuti kata hati, apapun bisa dilakukan meskipun tantangannya tidak mudah dilalui. Ia sebenarnya memberontak terhadap waktu, tenaga dan pikiran. Dan itulah keputusan dan konsekuensi yang sudah ditimbang sebelumnya. Dan bisa dikatakan sebagai 'pejuang' mengabdi kepada tujuan yang ia ingin capai yang tidak kenal yang namanya 'menyerah'

Selasa, 24 Juni 2014

Love My Job

Hola... lama rasanya tidak memposting unek-unek dalam pikiran. hehe... Tak terasa sudah 3 bulan saya tidak mengintip blog saya, rasanya ada kerinduan untuk sharing tentang pengalaman. Oke, saya akan berbagi pengalaman saya bekerja. Karena situasinya saya lagi cuti kuliah, saya ambil waktu untuk menghasilkan sesuatu yang ada manfaat tersendiri.

Sudah 3 bulan saya bekerja sebagai tenaga pemasar (marketing) di salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka di Indonesia yaitu PT. Finansia Multi Finance, KreditPlus. Awalnya sungguh berat, karena seperti yang kita ketahui seorang marketing dituntut untuk bekerja keras demi kemajuan perusahaan itu sendiri. Dengan kata lain, marketing adalah ujung tombak untuk memasarkan suatu produk barang atau jasa didalam suatu perusahaan. Ditambah lagi pekerjaan ini memiliki dasar gaji tidak sama seperti karyawan tetap, karena menjadi marketing diperusahaan ini tidak menuntut absensi atau freelance. Hanyalah dituntut pencapaian, tidak capai target tidak dapat gaji! how crazy... isn't it?
Belum lagi beban moral menghadapi calon pelanggan dan pelanggan yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Prosedur kerja yang terkadang membingungkan, dsb. Mau resign, kendalanya adalah susahnya mencari pekerjaan, dan kemanapun saya pergi mencari tempat kerja lain, pasti memiliki kesusahannya sendiri. Namun, seiring berjalannya waktu, pekerjaan ini sangatlah menyenangkan. Selain mendapatkan relasi yang lebih banyak, kita juga bisa join dengan owner toko-toko/dealer besar (pebisnis) seperti...

Senin, 10 Februari 2014

Yang menyelamatkan

If you've read my articles/notes over year ago, you knew about songs lyric, poems, ect. But in this section... You'll read my post about precious experience i've got when i was 9 years old. I wish it will be interisting story you've ever read before.
Steif,Gladys, Inggrid, and Christian, are fourth my cousins also who my childhoodmates. We often playing some gamehouse for our togetherness.

One day, Steif taken us to going the field on Tangkasi street. It's about three blocks before the end of the street. He seems very excited and he has did anything good. And when we arrived in there, we're really surprised what we've seen. In that moment, he told : " from now on, i could driving a car very well, i've been learned from my father for 4 days. To fulfil my father's wish.". The fourth of us (Me, Inggrid, Gladys, and Christian) feel so happy and proud to himself. While Steif takes an unexpected challenge. He's made his first driving a car just at age 16th. And suddenly, he was screaming out and said :

" Is there anything i can do for all of you? "

Me, Gladys, Christian, and Inggrid : " Yes! of course. go ahead. Speak up!"

Steif : " shall i show you some interisting places? how about i driving all of you around here?"

Me : " Thank you very much, Steif. But i don't think if necessery now, i'm afraid..."

Gladys : " No, i won't. I'm sure, you'll getting lot of troubles when i'm with you. I bet you..."

Christian : " Me too. I'd rather not."

Steif : " how about you, Inggrid?

Inggrid :" Yes i will. I hope you won't be doubtful to take me. I know you haven't more  problems on this. I believe in you. Le's go!"

Inggrid and Steif, walks out with unconcerned the prospect of failing Two hours later, both of them returned in the field and really enjoyed their sightseeing.

This story, is framed as a lessons of our life. Implies that person (Inggrid) is only saved and standing promises of Steif. While Me, Christian, and Gladys, just admire of Steif's prowess but not believe in it.
Jadi, serahkan hidupmu sama Tuhan dan Dia akan memberikan keselamatan kepadaMu. Jangan hanya percaya dimulut saja.


Ephesians 2:8

For it is by grace you have been saved, through faith—and this is not from yourselves, it is the gift of God—