Sebenarnya, mau tulis ultah kemaren cuma baru ada waktu. Gak apalah, late post gak ada UU nya kalo dibuat? hehe.
Bersyukur! itulah kata,perasaan,suasana hati, yang saya rasakan di 00.00 wita 24 agustus kemaren. Ultah kali ini benar-benar berbeda. ummm sebelum saya cerita lanjut, saya ingin ungkapin makna ulang tahun itu sendiri. Apa sih ulang tahun itu? panjang umur,kado,ucapan selamat,pesta? ato apalah. Buat saya adalah ulang tahun dimana kita mensyukuri berkat Tuhan yang telah ia berikan selama kita hidup dan bernafas. Yup... sejak kecil, saya dan keluarga selalu merayakan ulang tahun sederhana saja, sekedar mengenang... pagi buta sekali, mama saya (almh) sedang sibuk membuat teh dan kopi buat papa, pagi-pagi pula mama sesempat mungkin berjalan kaki dari rumah ke warung yang jaraknya kurang lebih 500meter membeli kue. Setelahnya, aku,mama,kakak,dan papa sama-sama menyantap kue-kue itu dan pastinya sebelumnya kami berdoa dan membaca alkitab. Biasanya, kalo anak-anak yang ultah, mama dan papa bergiliran untuk berdoa. Begitu sebaliknya orang tua yang ultah, saya dan kakak secara bergantian untuk mendoakan. Kalau pun ada berkat lebih pada saat itu, ,mama dan papa merayakan ultah lewat ibadah remaja, kolom, kaum ibu, haha! benar-benar priceless buat saya. Nah, ulang tahun yang paling berkesan dan sekaligus ulang tahunyang paling menyedihkan saat saya harus merayakan tanpa papa dan kakak, dan hanya saya dan mama saat itu, yang tak disangka ulang tahun terakhir bersama mama. Tepatnya, diumur 16 tahun. Seperti biasa tetap saya dan mama menyantap kue dan minuman, dan saat berdoa mama genggam tangan saya kuat. Sungguh berbeda bukan? hmm :) Dan di tanggal 23 malam menjelang 24 saya sempat menangis ingat itu. Saya pengen kembali, tapi kenyataannya tidak bisa... pukul 23.58, saya akhirnya mengantuk. Dan ketika mata saya mulai mencoba menutup tiba-tiba diluar rumah terdengar suara "happy birthday to you," saya tetap mau tidur tapi tetap saja terdengar "selamat ulang tahun, Ansye" sambil mengetuk pintu rumah. Dan benar, yang saya temui cake design AC Milan present by David dan teman-teman, waaahh that so precious.
Benar-benar Tuhan menggantikan kesedihanku lewat moment di tanggal 24 itu. David pun tahu kalau sekarang saya sudah termasuk one of angels Milanisti Indonesia, jadilah dia memberikan sesuatu yang berbeda di ultah saya, meskipun dia sendiri bukan termasuk bolaholic. haha!
OK! Let me to explain arti ulang tahun sesungguhnya...
- sebuah kesempatan untuk terus memperbaiki diri sehingga menjadi serupa dgn TUHAN YESUS yang menjadikanku sempurna
- sebuah kesempatan untuk terus memberkati org-org melalui talenta yg udah TUHAN YESUS kasih
- sebuah kesempatan untuk menjadi JAWABAN atas pertanyaan-pertanyaan kehidupan yg mungkin membuat beberapa org sdh jenuh menjalani kehidupan
- sebuah kesempatan untuk terus mengasihi, mengasihi dan mengasihi, siapapun itu. keluarga, sahabat dan juga MUSUH
- dan tentunya, satu hal yang paling penting, ketika saya masih di beri kesempatan untuk menjalani umur yang baru, saya tahu itu adalah sebuah kesempatan besar untuk trus belajar memberi yang terbaik kpd Tuhan Yesus, dan memenangkan jiwa-jiwa bagi kemuliaanNya.
Saya menyadari, kehidupan saya kedepan merupakan suatu misteri. Namun saya yakin dan percaya Tuhan selalu menyertai dan memimpin saya. Masa depan saya hanya pertaruhkan di dalam tangan-Nya. :) Saya sangat bersyukur diumur yang masih sangat muda, saya banyak mengalami berbagai pencobaan tantangan hidup dan bergumulan, namun yang pasti Tuhan yang setia tidak pernah meninggalkan. Banyak pelajaran dalam hidup dan TUHAN tempatkan saya di satu wadah organisasi yang bagi saya adalah kado terbesar yang pernah Tuhan beri, yaitu Sojourner Chorale. Saya bertanggung jawab atas talenta yang sudah TUHAN kasi :)
Thank God.
inilah satu lirik lagu, untuk mensyukuri semuanya itu ...
Walau kuharus berjalan,
dalam lembah kekelaman,
perlindunganMu oh TUHAN,
nyatalah bagi hidupku...
tiada pernah sedetikpun,
tiada pernah Kau tinggalkan,
sungguh mulia dan sempurna,
hanya Kau layak disembah...
YESUS Engkau Juruselamatku,
dalam janjiMu, kemenanganMu,
selamanya kan ku nyatakan,
besar setiaMu Tuhan,
di hidupku...

