Kamis, 01 September 2016

FINALLY

Wohoooo (screaming).... i got my blog back. Gila!!! Sudah ratusan tahun rasanya tidak mengungkapkan unek-unek, cerita, curhat (mampos dang. Haha!), dan lain sebagainya. Entah jadinya kenapa sampe diminta verifikasi akun samaran lah, minta nomor telepon lah, kerap kali muncul ketika saya mencoba untuk masuk ke akun ini. Dasar katro karena tdk mengerti dengan kayak begitu, saya coba yes disetiap pertanyaan yg di tanyakan. Halaaahh!! Gak penting!! Yang jelas udah ketemu blog kesayanganku yg sudah bersamaku 6tahun lamanya. Hmmm... :)

Minggu, 20 Desember 2015

Role model in every single way. *×*

I feel so happy that Monday-Sunday is almost over.
3 important things that happened :
  • Celebreted eirene Youth Christmas yesterday.
  • Spend weekend at my home, start from Friday-Sunday (maybe, until this season :p)
  • Spent my quantity time with my daddy and old sister. It's been a long time we haven't crucking joke together as we used to be.


So, i have more time for take a pict. I addicted. What i wore, felt like a youth teen girl (Hahaha, no offense :p) Check this out! 



 



Cheers,
Ansyella

Selasa, 15 Desember 2015

Bekerja tidak hanya untuk diri sendiri

Sumber tulisan : Bilangan 4:17-32

Setelah hampir 2 tahun, akhirnya saya memutuskan resign dari perusahaan leasing. Ini memang keputusan yg cukup berat. Pasalnya, saya harus meninggalkan pekerjaan yang awalnya saya berpikir, saya mampu melewati semua tantangan, masalah dalam saya mengemban tugas dan tanggung jawab. Dan ternyata, sebagai evaluasi diri sendiri saya ternyata masih jauh yang namanya kerja jujur, punya etos kerja, loyalitas, dsb. Sehingga nama saya terdaftar dari red line secara sistem, dan ini kebijakan dari seorang pemimpin baru. :)

Days has gone, saya sadar bahwa kehidupan pekerjaan tidak selalu menjanjikan kita ke level hidup yang punya iming-iming kita bakalan merasa pekerjaan ini (saat ini) bagian hidup kita, "saya nyaman dengan pekerjaan ini", bangga dengan pekerjaan. Tapi, ada saat pekerjaan itu bakalan menguasai diri kita. Sampai tak sedikit antara kita bakal nyerah dan putus asa.

Jujur nih, secara pribadi, ini bukanlah putus asa. Tapi, sudah saatnya saya bekerja untuk melayani TUHAN. Bukan maksud saya semua pekerjaan bukan dari Tuhan. Tapi, mengerjakan atas dasar KASIH. Kasih kepada sesama, Kasih kepada keluarga, dan pastinya mengasihi Tuhan dengan segenap hati.
Pengalaman saya bekerja karena dasar untuk diri sendiri, merupakan pengalaman berharga dengan harapan saya bakal melakukan tanggung jawab yang manfaat bukan diri sendiri. Tapi juga untuk sesama sekalipun pekerjaan sederhana.

Humble work becomes holy work when it's done for GOD


Cheers,
Ansye Kawahe



Sabtu, 10 Oktober 2015

Stay healthy

Bisa dikatakan minggu ini minggu kelabu. Haha...pasalnya, seminggu full saya menghabiskan waktu di rumah yang ada di kampung halaman. Yup, Towuntu Minahasa Tenggara. Seminggu pula saya memilih untuk tidak bekerja dikarenakan tifus saya kambuh lagi hari senin kemaren. Untung saja, sobat saya sekaligus kakak Fitri menjadi pertolongan pertama disaat saya sakit. Disini pula akhirnya mengerti "tetangga" adalah orang pertama yang menolong kita kalau kita kenapa-kenapa. Keluarga yang jauh, pastinya datangnya belakangan. But, puji Tuhan saya dipulihkan lewat pergumulan sakit dan tentunya semakin dikuatkan untuk semangat menjalani kehidupan yang penuh dengan misteri. Emang yang namanya "sehat" itu sangat mahal dan berharga.



Ketika saya pulang ke rumah di kampung halaman, saya menyibukan diri bersama kakak untuk membersihkan rumah yang dihuni Papa selama 4 hari dalam seminggu. Sisanya Papa menghabiskan waktu bersama Istri dan anak-anaknya di Manado. Mulai dari ngepel semua lantai, menyuci sprey dan pakaian Papa, masak, hingga semua tanaman yang ada dihalaman dan di dalam rumah diatur kembali biar tampak lebih indah dan tidak lagi berdebu.
Saya akhirnya merasakan kepuasan dan berpikir bahwa semua ini saya lakukan demi kebaikan diri secara pribadi dimasa yang akan datang.
Kebersihan itu penting untuk kelangsungan hidup kita.



Setiap hari yang bisa kita lakukan adalah menyapu lantai dan membersihkan rumah kita dari kotoran dan debu yang menjadi sumber segala penyakit. :)


Keep Clean,
ANSYELLA


Jumat, 02 Oktober 2015

Family POTRAIT

Apa itu keluarga? Konsep paling "ideal" keluarga itu seperti yang kita ketahui, ada satu Bapak, satu Ibu, satu atau dua anak bahkan lebih, jika masih ada Kakek dan Nenek akan menjadi baik. But, in another side, masih saja kita jumpai hanya ada Ibu dan Anak, Bapak dan Anak, bisa jadi Kakak dan Adik, Bapak dan Ibu, bahkan seorang Anak hidup seorang diri.

Yang menjadi pertanyaan, "kapan terakhir kita melakukan sesi foto keluarga yang lengkap (utuh)?" jika pertanyaan ini ditujukan pada saya, saya bakal jawab momen ini tidak pernah terjadi sepanjang kehidupan saya bersama keluarga yang didalamnya Saya, Papa, Mama, dan Kakak. Saya terkadang iri ketika saya berkunjung ke rumah teman saya bakal lihat beberapa foto keluarga terpajang di ruang tamu dengan pose tertentu yang sudah diatur (seolah mereka begitu bahagia). Mengenakan kostum yang telah disepakati bersama.

Bagaimana dengan saya? Boleh dikatakan kata "ideal" itu tidak menghiasi dinding rumah saya. Yang saya maksudkan adalah foto keluarga lengkap. Tapi saya berusaha menghilangkan rasa "tidak bersyukur" dengan selalu percaya bahwa every moments is so precious when i am with my family.
Nyaris "Ideal" itu sekitar 19 tahun yang lalu saat saya masih berusia 4 tahun berfoto bersama Papa dan Mama saat menghadiri acara wisuda Papa disalah satu Perguruan Tinggi Perikanan di Jawa Timur. Saya mengenakan dress mini, rambut cepak, dengan wajah sedikit cemberut karena kelaparan (hehe). Tak kalah, Mama juga mengenakan blazer merah dalaman kemeja putih dibarengi tas kulit berwarna hitam (Yang sekarang masih bersama-sama dengan mama didalam peti sejak 30 September 2007). Dan tentunya Papa yang mengenakan toga sebagai tanda kelulusannya. Saat itu pula Kakak tidak bisa bersama dengan kami karena Mama menitipkan dia sama Oma di kampung halaman.

Foto ini satu-satunya foto lawas yang tersisa saat kami tinggal di Sidoarjo selama 3 tahun lebih. Yang sekarang tepat terpampang begitu rapi di lemari hias milik oma (ibu dari mama).

Foto versi tidak lengkap dan tidak se-"ideal" pada umumnya, bagi saya itulah arti keluarga. Karena, ketika tidak sempurna, inilah menjadi alasan terbesar kami akan kembali pulang.


Ansyella

Selasa, 29 September 2015

Life changing/Big things

It's another tuesday alone in the near office shop and i enjoy it even more. No need dress up nor meeting anyone you don't really want to. This week been brutally took my time for office work. I somehow enjoy the hectic days because as i am about to reach almost 2 years being in this company, the responsibility has been raised to reach my target selling every month. :)



Despite of the need to upgrade my self for a better career (and living,too), the great opportunity to learn the best people in the field.

Simply i need to do something big as well. :p

Regard,

Ansyella


" Now all you can do is wait. It must be hard for you. But, there is a right time for everything. Like the ebb and flow of tides. No one can do anything to change them. When it is time to wait, you must wait "