Belakangan ini, saya merindukan rutinitas saya diwaktu tahun-tahun kemaren. Kuliah, jalan-jalan dengan teman-teman, pelayanan pemuda jemaat di kampung saya, pelayanan dengan paduan suara baik di kampus dan sanggar saya sendiri di Sojourner. Serasa 24 jam tidak cukup untuk melakukan berbagai aktifitas dimasing-masing kegiatan. Apalagi, kalau udah waktunya untuk nyanyi, paling tidak sabar untuk menunggu waktunya lebih parahnya lagi kalau pelayanan diluar jemaat di kota Manado. Saya waktu itu berpikir gak mau menyia-nyiakan talenta yang sudah Tuhan beri, hehe... Kuliah, di fakultas sastra Universitas Sam Ratulangi biasanya disibukkan dengan tugas-tugas dan ke-2 teman saya Reni dan Livi Pangemanan. Dan waktu weekend saya langsung cuss ke kampung halaman, yang saya habiskan waktu bersama keluarga besar dan teman sepelayanan di pemuda. Ini dia foto-fotonya...
With Livi Pangemanan and Renita Tewu
They are is my brothers and sisters in Christ. Youth in Towuntu, Liwutung and Tolombukan.
This photo was took after Orientation for new members of SC (March 2012 at Porotu'o villa)
With Rian Rompas as conductor at behind the Asia Pasific Choir Games big poster. Two of us posed after performance. (Youth Mixed) For the first time i sing in International event, haha.
And this is my last sunday service with them at GMIM Imanuel Tolobukan, souththeast of Minahasa. (February 2014).
Sebenarnya masih banyak lagi foto bersama mereka, yang terlalu banyak untuk diposting. Terlalu indah untuk dilupakan dan terlalu sedih untuk dikenangkan. Haha... Dan pada akhirnya saya tidak lagi banyak waktu bersama mereka. Karena ternyata ditahun 2014, yang terjadi tidak pernah direncanakan sebelumnya. Yahhh... saya sekarang bekerja, bekerja dan bekerja. Terlalu klasik sih saya mau bilang big reason nya, yang jelas, saya yakin ini adalah bagian dari rencana Tuhan yang indah untuk saya. Saat keadaan yang memaksakan saya menyadarkan bahwa 'kamu harus mandiri', 'kamu harus tau susahnya cari duit', 'Ansyella is an independent young woman', dsb. Awalnya susah..bahkan susahnya kebangetan. Tapi, Puji Tuhan dukungan untuk terus melakukan terbaik terus mengalir. Ka Kiel untuk kata-kata optimis, oma yang tiap minggu telfon tanya kabar dan terus kuatkan karena dia juga ternyata pernah ngalami hal yang sama disaat masih muda, kakak saya Lady Kawahe for everything i just wanna say thank you a lot, thanks for being my wonderful sister in this world, Papa yang selalu ngajarkan untuk terus rendah hati dan tidak sombong, teman-teman di PT. Finansia Multi Finance yang bikin saya terus tertawa lebar-lebar tak jarang bikin menguras emosi karena pekerjaan, but... i'm so grateful (hihi), konsumen-konsumenku yang baik-baik, kepala batu, bawel, semua-muanya deh, kalianlah alasan untuk saya bertahan hidup (dapat uang karena konsumen jadi ambil barang, wkwk), dan pastinya my greatest Lord, terima kasih untuk hikmat yang Tuhan beri untuk menyikapi persoalan-persoalan hidup yang saya jalani. Dan pastinya, harapan saya kedepan adalah terus bertahan dan loyal sama pekerjaan, gak kerja yaaaahhh susahh, resolusi ditahun depan untuk lanjutkan studi yang sudah ketinggalan, dan kalau dulu saya melayani masyrakat lewat puji-pujian kini melayani masyarakat lewat pekerjaan saya (kredit kebutuhan mereka perlukan :)). Dan inilah sebagian foto-foto saya bersama mereka. Check it out...
Those are is my officemate. From left to right ( Gladys Erfina as Phone Verifikator, Maya Lomban as marketing supervisor or BRO (Brand Relation Officer) for CRO (Credit Relation Offficer) traditional, Febrianto Adam as Phone Verifikator 2, and Andreas Leonard & Jazzy Madonsa as suveyors in KreditPlus)
I'm with KMB employe and Esther Pasiowan is the one of best marketing FMF in Indonesia. Isn't she wonderdul? :)
Ada ungkapan syukur yang tak henti-hentinya saya panjatkan sama Tuhan.
- Diluar sana, masih banyak yang susahnya mencari pekerjaan padahal sudah ditunjang dengan pendidikan lebih dari standart (S1)
- Diumur yang masih relatif muda, sudah diajarkan untuk hidup mandiri
- Memiliki teman-teman kantor yang baik dan kompak, tak memandang jabatan. Selama masih tahu menempatkan diri, kita semua seperti saudara bahkan kakak adik :)
- Belajar bertanggung jawab dengan tugas yang diberikan sekecil apapun
- Memperbanyak relasi. Tak jarang customers lawan jenis ngakin nge-date









